Delapan anak berdiri berhimpitan ketika menyaksikan pelatih renang mereka menyelam dengan mudahnya ke dalam air dan muncul ke permukaan tepat dibawah kaki mereka di ujung kolam . Pagi itu mereka memulai pelajaran renang pertama . “Oke semua , letakkan handuk kalian dibangku dan masuklah ke ujung kolam yang dangkal”. Pelatih renang itu memberi perintah sambil tersenyum . Kamus Lengkap .

“Apakah kami harus melakukanya?” keluh salah seorang anak laki-laki berumur 5 tahun . “Terlalu menakutkan“. Seru yang lain . Tak satu pun dari delapan anak itu yang bergerak . Lalu , tiba-tiba , seorang anak laki-laki menangis dan berlari ke ibunya jauh diujung kolam, pelatih itu segera keluar dari air dan menghampiri anak yang menangis itu sementara tujuh anak lain mencengkeram handuk mereka dan menonton . Leticia berlutut di samping muridnya yang menangis itu dan tersenyum pada ibunya .

“Pegang tanganku , Simon” Leticia berkata dengan suara lembut.”Airnya hangat kok, dan aku akan selalu mendampingimu.” “Aku belum ingin basah” protes simon . “Kamu akan suka airnya begitu kamu masuk kolam,” Menenangkan , masih berlutut disebelahnya . Simon tetap diam ketika Leticia pelan-pelan meraih tangan muridnya . “Kamu akan suka airnya-airnya hangat,” dia berbisik sekali lagi ketika pelan-pelan anak itu melepaskan tangan ibunya . Lelticia menggegam tangan muridnya itu dan membimbing simon ke kolam . Kamus Indonesia Inggris .

Tak lama kemudian , mereka masuk ke dalam air bersama –sama , sementara tujuh anak lain beridiri memandang mereka . Airnya memang hangat dan anak itu tersenyum saat dia dengan hati-hati masuk lebih dalam ke kolam.
Banyak hal pertama dalam kehidupan kita . Pelajaran renang pertama , mobil pertama , kencan pertama , pertama kali kita meninggalkan rumah setiap pengalaman diwarnai baik oleh kegembiraan maupun kecemasan atas sesuatu yang tidak diketahui.