public speaking, seminar esq, seminar public speaking, training esq, training public speaking

Public Speaking Training Jakarta – Sebagai seorang rakyat tentunya menginginkan sosok pemimpin yang mempunyai wibawa, pandai, dan paling tidak pintar berbicara. Namun coba bayangkan, bagaimana jadinya jika seorang pemimpin suatu negara tidak bisa berpidato di depan rakyatnya?

Inilah yang melatari kisah film Inggris, The King’s Speech. Di mana Raja Inggris George VI justru mempunyai kesulitan berbicara di depan umum atau public speaking.

Singkat cerita, Raja George VI selalu gagap saat berbicara padahal dirinya baru saja dilantik menjadi Raja dan harus menyampaikan pidato ke seluruh warga Inggris saat itu.

Setelah coba menemui banyak dokter dan terapis terbaik di Inggris namun tetap gagal untuk bisa menerima tips public speaking yang di berikan, sang Raja frustasi. Ia menganggap bahwa dirinya bukanlah seseorang yang pantas memimpin negara besar seperti Inggris.

Namun dengan bantuan sang isteri, Elizabeth, yang sabar memberi dukungan, akhirnya Ia menemukan seorang training public speaking bernama Lionel Logue, yang bisa menyembuhkan penyakit gagap sang Raja.

Lionel menyuruh sang Raja membaca sebuah buku dengan sekencang-kencangnya sambil mendengarkan lagu Mozart ‘The Marriage of Figaro’ dengan keras hingga ia tidak bisa mendengar suaranya sendiri. Lionel pun merekamnya dengan sebuah piringan hitam.

Merasa tidak berhasil melakukan kelas public speaking, sang raja pulang dengan putus asa dan harapan hampa.

Namun betapa kaget dirinya ketika mendengar rekaman piringan hitam tersebut bahwa ternyata dirinya tidak gagap sedikitpun saat membaca. sumber: kuliahpublicspeaking.wordpress.com

Akhirnya Raja kembali untuk melakukan terapi bersama Lionel dan hasil yang didambakan tercapai.

Raja mampu menyelesaikan pidatonya dengan baik, serta sukses menyentuh hati seluruh masyarakat Inggris. Bahkan jeda-jeda dalam setiap kalimat yang Raja sampaikan memiliki kekuatan tersendiri dibanding pidato Raja atau Presiden sebelumnya.