Di mata masyarakat dunia, Indonesia sudah dikenal sebagai negara yang memiliki sifat yang sangat kaya, tanah subur yang membuat Indonesia memiliki banyak jenis flora yang tidak dihitung. Di antara banyak varietas flora, banyak yang menjadi target dunia karena manfaatnya. Selain itu, sifat Indonesia juga sangat bervariasi, mulai dari pantai, gunung, danau, sungai, semua di Indonesia. Karena itu sangat indah sehingga kita tidak harus pergi ke luar negeri karena ada begitu banyak keindahan di Indonesia yang dapat Anda nikmati untuk menghilangkan kepenatan. Tidak mengherankan jika ada banyak orang di dunia yang datang ke Indonesia dan kemudian jatuh cinta dengan keindahannya.
Jika Anda ingin melihat lebih banyak dan mengenali keindahan alam di Indonesia maka Anda dapat mengunjungi Geopark di Indonesia. Apa itu geopark? Ini adalah kawasan taman alam yang mengandung berbagai elemen geologi yang ada di alam yang kemudian dilestarikan dan dipelihara oleh masyarakat sekitar. Sebenarnya, Indonesia memiliki beberapa wilayah Geopark di Indonesia tetapi saat ini hanya dua yang terdaftar di daftar Geopark yang diakui di dunia di Indonesia.
Masih membutuhkan sedikit upaya dari masyarakat sekitar dan pemerintah juga bersama-sama membuat semua Geoparks di Indonesia memenuhi syarat sebagai dunia geopark yang diakui. Di bawah ini adalah daftar Geoparks di Indonesia:

Baca juga : Bali Driver, Lembongan Island Tour dan Ubud Tour

Geopark Batur
Salah satu geoparks paling dikenal di dunia di Indonesia adalah geopark di daerah Kintamani Bali. Batur, yang merupakan nama dari geopark ini, adalah nama dari sebuah gunung berapi aktif di wilayah tersebut. Di daerah gunung berapi ada kaldera alami yang telah terbentuk selama ribuan tahun yang lalu. Ada juga danau lain yang memiliki bentuk unik seperti bulan sabit. Situasinya di sana sangat indah dan sejuk. Salah satu Geoparks di Indonesia secara resmi dibuka dan diakui oleh dunia melalui UNESCO pada tahun 2012.
Daerah Batur juga dilengkapi dengan keadaan yang sangat menghormati alam yang ada dikombinasikan dengan budaya yang masih dipertahankan. Jika Anda datang ke sana, Anda tidak hanya dapat menikmati keindahan alam yang ada di sana, tetapi Anda juga berpeluang untuk melihat bangunan candi di sana dan datang ke desa Trunyan yang merupakan sebuah desa dengan adat yang dipelihara dengan baik.

Geopark Gunung Sewu
3 tahun setelah orang Geopark yang diakui oleh UNESCO, Geopark Gunung Sewu berpaling di Yogyakarta yang kemudian diakui, lebih tepatnya terjadi pada tahun 2015. Di Geopark Gunung Sewu ada banyak daerah geologi yang dapat ditemukan. Mulai dari pantai, gunung, air terjun, gua, danau dan sungai. Gunung Geopark Sewu memiliki banyak bukit hijau. Selain itu ada satu gua yang terletak di daerah Pacitan yang masih Geopark Gua Gunung Sewu Luweng Jaran yang berjarak sekitar 25 km. Anda dapat pergi ke sana dan melihat situasi gua yang terbentuk dengan cara alami untuk mengenali Geopark Gunung Sewu. Salah satu geoparks di Indonesia tersebar dari Yogyakarta, ke Wonogiri dan ke Pacitan.

Geopark Toba Caldera
Dalam daftar Geopark di Indonesia ada juga nama dari kaldera toba geota yang merupakan geopark di Sumatera Utara. Anda harus tahu nama Danau Toba. Danau Toba memang terkenal hingga seluruh dunia karena danau ini adalah danau vulkanik terbesar yang disebabkan oleh letusan gunung yang terjadi puluhan ribu tahun yang lalu dan kemudian dari letusan itu membentuk danau yang kita kenal sebagai danau toba. Danau Toba memiliki banyak keindahan dan kegiatan yang dapat Anda nikmati. Untuk memasuki area ini tidak dibarengi dengan tarif mahal, tetapi untuk melakukan berbagai aktivitas di dalamnya tentu Anda harus merogoh kocek lebih dalam. Misalnya, Anda dapat menaiki perahu di sekitar danau yang tenang ini.

Merangin Geopark
Satu lagi Geopark di Indonesia yang sebenarnya sangat potensial untuk berfungsi sebagai tempat untuk melakukan penelitian tentang evolusi yang terjadi di bumi ribuan tahun lalu adalah Merangin Geopark di Jambi. Mengapa geopark Windy sangat potensial untuk digunakan sebagai tempat penyelidikan? Itu karena sepanjang sungai Merangin Geopark yang ada terdapat banyak tanaman fosil yang dicetak di atas batu, tanaman itu adalah tanaman yang harus datang dari ribuan tahun yang lalu yang secara tidak sengaja dicetak di atas batu karena letusan gunung berapi di sana. Sungai di geopark sangat populer sebagai lokasi arung jeram.